Minggu, 19 Oktober 2008

Visi Misi Suatu Organisasi Media

Visi Misi tentunya kata itu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Karena dalam suatu perusahaan pasti harus dilandasi dengan visi misi, bahkan dalam hidup kita pun akan lebih baik jika mempunyai visi dan misi agar kita lebih mempunyai pandangan yang terarah dan tujuan untuk mencapainya. Visi dan misi merupakan suatu tumpuan dalam suatu organisasi. Merupakan landasan terbentuknya organisasi dengan baik. Hal ini juga sangat menentukan arah tujuan organisasi tersebut. Begitu juga dalam media. Setiap media pasti mempunyai visi, misinya sendiri. Isi visi dan misi merupakan tujuan atau idealisme suatu media, sehingga hal itu yang menjadi tujuan mengapa media itu diterbitkan. Oleh sebab itu kita tidak bisa menganggap enteng akan hal ini, walaupun sederhana namun begitu penting. Adapun pengertian dari Visi yaitu merupakan model masa depan orang yang menjadi komitmen dan milik bersama seluruh anggota perusahaan atau organisasi yang wajib dipenuhi dan juga, merupakan suatu cara pandang jauh kedepan dan gambaran yang ideal tentang keadaan masa depan kemana dan bagaimana orang diarahkan agar dapat secara konsisten dan tetap eksis, antisipatif, inovatif, serta terisi cita-cita dan citra yang diwujudkan. Hal inilah yang menjadikan pedoman dasar suatu perusahaan atau organisasi terutama media untuk lebih maju. Sedangkan fungsi dari Misi merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan atau fungsi yang diemban oleh suatu organisasi untuk merealisasikan visi yang telah ditetapkan dalam suatu organisasi tersebut dan juga menguraikan kegiatan utama yang harus diselenggarakan untuk mencapai visi. Dan pada umumnya misi mengandung keberadaan lembaga di dalam masyarakat. Setiap media mempunyai pandangan dan mempunyai arah tujuan atau misi tertentu yang pastinya berbeda-beda. Misalnya dalam media cetak majalah ataupun surat kabar, harus mempunyai visi misi khusus untuk dapat lebih menarik pembaca dan dapat bersaing dengan surat kabar atau majalah lain. Seperti khusus politik, ekonomi, olahraga, kesehatan, life style, dll yang menarik bagi pembaca. Artikel yang dibuat juga harus sesuai dengan visi misi khusus tersebut sehingga pembaca lebih mudah dalam memilah dan memahaminya.setiap media baik media cetak maupun media elektronik mempunyai visi misi yang jelas karena dibangun dengan sebuah idealisme dan tujuan yang terarah dan tentunya berbeda-beda. Namun setiap perusahaan media pasti selalu berusaha untuk mencapainya sesuai dengan sasaran konsumen dan idealisme yang telah dibangun.

Manajemen Yang Kurang Baik


Jika kita mengulas kebelakang banyak sekali peristiwa yang telah terjadi yang berhubungan dengan pemerintahan dan tentu saja berhubungan dengan masyarakat luas. Seperti kejadian yang baru baru ini terjadi dan masih hangat untuk diperbincangkan. Yaitu mengenai kasus proyek Blue Energy, dan kasus berikutnya yaitu padi supertoy yang gagal panen. Ada lagi Tragedy yang baru saja terjadi pada pembagian zakat di Pasuruhan yang menewaskan hingga 21orang tersebut. Sebenarnya jika kita telusuri lebih lanjut lagi merupakan akibat dari manajemen yang kurang baik dari pemerintah maupun dari suatu golongan tertentu yang menyelenggarakan acara tersebut. Kondisi ini tentu saja sangat memprihatinkan bagi pemerintah yang bersangkutan terlebih bagi masyarakat yang merasakan sekali dampaknya. Setiap peristiwa tersebut sebenarnya dapat di antisipasi, tapi tentunya dengan pengaturan dan struktur yang terencana dengan matang. Sebelumnya, proyek Blue Energy proyek yang semula akan membanggakan negeri ini dengan menggunakan bahan dasar air, sebagai pengganti minyak tanah, premium, pertamax maupun avtur. Namun, Joko Suprapto sebagai penemu, tak bisa membuktikannya dan kemudian malah dinyatakan resmi sebagai tersangka oleh Polda Yogyakarta. Lalu menaggapi mengenai kasus padi supertoy yang telah disponsori oleh presiden SBY,sebenarnya itu bukanlah semuanya kesalahannya, beliau bermaksud baik dengan tujuan ingin mengatasi dan mengembangkan masalah pangan di Indonesia yaitu dengan produk unggulan benih padi supertoy yang diperkirakan dalam setahun dapat memanen hingga tiga kali, namun mungkin juga kurang perhitungan dalam manajemennya sehingga sebelum tiga kali panen sudah mengalami puso. Sebaiknya dalam hal ini pemerintah jangan terburu-buru lagi dalam meresmikan atau gampang di ajak utk meresmikan sesuatu tanpa disertai dengan analisis data yg akurat dan dalam pemerintah itu sendiri saya rasa ada devisi yg menangani hal tersebut dan bisa memperhitungkannya baik buruknya. Dalam hal ini kita juga harus instrospeksi kepada rakyat karena kurangnya pengetahuan terhadap penemuan bibit baru. Dan pada kasus pembagian zakat di Pasuruhan yang menewaskan 21 orang tersebut juga merupakan dampak dari manajeman yang kurang terencana dari sebagian orang yang ingin menyalurkan zakat langsung kepada masyarakat, namun ternyata masih sangat kurang terorganisir dengan baik dan tanpa melibatkan pihak-pihak yang berwajib sehingga terjadi kekacauan dan menewaskan sekitar 21 orang. Tentunya hal ini sangatlah memprihatinkan sekali,hanya karna berebut uang yang jumlahnya tidak begitu banyak,harus rela mengorbankan nyawa. Akan lebih baik dan terorganisir jika pembagian zakat tersebut disalurkan melalui rumah-rumah zakat yang ada tanpa melibatkan langsung pemberi zakat, dan tentunya amal zakat tersebut mungkin malah lebih dapat dirasakan. Dari kasus-kasus yang terjadi, dapat diambil hikmahnya dan berharap peristiwa-peristiwa tersebut tidak terulang kembali. Untuk kedepannya diharapkan pemerintah harus lebih memperhatikan rakyatnya, jangan cepat mengambil tindakan tanpa dipikirkan matang-matang.